Setiap hari Senin awal pekan dan hari-hari besar Nasional di SMA Negeri 1 Kayen menyelenggarakan upacara bendera. Rangkaian kegiatan upacara, terdiri dari pembacaan teks pancasila, pengibaran bendera merah putih disertai menyanyikan lagu Indonesia Raya. Petugas pelaksana upacara adalah para peserta didik yang setiap pekan saling berganti bertugas. Para guru juga secara bergilir mendapat tugas menjadi pembina upacara.
Penyelenggaraan upacara bendera ini selain menandai awal pekan, juga menjadi ajang memupuk rasa nasionalisme, bagi para siswa, guru dan pegawai di lingkungan SMA Negeri 1 Kayen.
PERINGATAN SUMPAH PEMUDA SMA NEGERI 1 KAYEN
Laporan : Singgih
Tri singgihnoegroho
Kayen, 28 Oktober 2013. Peringatan Soempah Pemoeda tanggal
28 Oktober 2013, di SMA Negeri 1 Kayen dilasanakan dengan upacara bendera bertempat
di lapangan upacara sekolah. Tujuannya dilaksanakannya upacara bendera adalah
agar semua warga SMA Negeri 1 Kayen paham akan pentingnya persatuan dan
kesatuan bangsa Indonesia. Bertindak sebagai petugas upacara adalah pengurus
OSIS SMA Negeri 1 Kayen dan Dewan Kerja Ambalan SMA Negeri 1 Kayen sebagai
Paduan Suara. Sebagai pembina upacara adalah Kepala SMA Negeri 1 Kayen. Adapun
susunan petugas upacara, antara lain :
Pemimpin : Galih Candra Puspa.
Bendera : Bagas Rizki Adi, Lusi Zulia Risviana, Kaleb
Rumansara.
Pleton : Eko Febrianto, Andy Pamungkas, Dhenis
Alexandra.
Pengatur : Ersa Tarayami.
Protokol :
Retno Pangestuningtyas.
UUD 1945 : Siti Muthoharoh.
Do'a : Kuliya.
Dirijen : Nicky Silvio Katrika.
Pembaca Soempah Pemoeda : Singgih Tri Noegroho dan Galuh
Thifal Anggraeni.
Semua peserta mengikuti Upacara bendera secara khidmad dan
tertib, petugas pelaksana menjalankan tugasnya dengan benar. Meskipun peringatan
Sumpah Pemuda tahun ini hanya dengan upacara bendera saja, diharapkan makna dari Sumpah
Pemuda itu sendiri lebih meresap dalam hati sanubari keluarga besar SMA Negeri
1 Kayen. Berikut petikan Sumpah Pemuda yang dibacakan oleh petugas upacara :
SOEMPAH PEMOEDA
1.
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA,
MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE
TANAH AIR INDONESIA.
2.
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA,
MENGAKOE BERBANGSA JANG
SATOE
BANGSA INDONESIA.
3.
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA,
MENJOENJOENG BAHASA
PERSATOEAN
BAHASA INDONESIA.